Berita Terbaru, Biografi, Kisah Mistis, Kisah Teladan, Entertainment, Unik Lucu,Sejarah Nusantara,Myths & Legends

Loading...
loading...

Mitos : 9 Tempat Wisata yang Bikin Putus Cinta

[kangsambas.com] Cukup Tau Ajah...9 Tempat Yang Bisa Bikin Putus Cinta - Ada beberapa tempat yang punya mitos, jangan ke sana nanti begini, jangan ke situ nanti begitu. Masing-masing tempat punya legenda dan kepercayaan masing-masing.

Beberapa tempat berikut ini punya mitos bikin putus cinta pasangan kekasih. Ada juga yang dilarang melontarkan rayuan gombal di sebuah candi, karena bikin kisah cintanya hancur berantakan.

Mana saja tempat yang punya mitos bikin putus kalau datang ke sana bersama pacar? mari kita simak 9 Tempat Yang Bisa Bikin Putus Cinta berikut.

1. Baturaden 
objek wisata baturaden

Baturaden adalah taman wisata yang terletak di Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, selain itu juga bisa tempuh dari Purwokerto, Jawa Tengah. Selain wana wisata, di Baturaden juga terdapat air terjun dan goa yang sangat cantik.

Nama tempat ini berasal dari seorang anak bupati (Raden) yang ketahuan pacaran dengan anak pembantu (Batur). Karena hubungan mereka tidak disetujui, mereka berdua putus hubungan di sebuah hutan, yang kemudian dinamakan Baturaden.

Baturraden - Nama kecamatan di provinsi Jawa Tengah
Lokawisata Baturraden, Lokawisata alam di kaki Gunung Slamet, kecamatan Baturraden, Kota Purwokerto.

Namun jangan coba-coba ke sini dengan pasangan, karena beredar mitos kalau pacaran di tempat ini bikin putus. Percaya atau tidak, biasanya dua minggu sesudah datang bersama pasangan ke Baturaden, kebanyakan dari mereka putus cinta. Berani datang ke sini dengan pacar?

2. Bukit Cinta 

Bukit Cinta adalah sebuah kawasan wisata perbukitan yang terletak di Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Semarang. Bukit Cinta merupakan bukit kecil yang terletak di pinggir Danau Rawapening. Sarana transportasi menuju ke tempat ini sangatlah mudah dan murah, kurang lebih hanya sekitar 5 Km dari Kota Ambarawa menuju ke arah Salatiga melewati Banyubiru.


Dari Salatiga sendiri, Bukit Cinta dapat ditempuh dengan jarak sekitar 10 Km. Objek wisata ini mengandalkan keteduhan pepohonan dan pemandangan danau Rawapening. Untuk wisata air seperti memancing, ski air, ataupun berkeliling danau Rawapening dapat dinikmati dengan menyewa perahu motor. Adapula oleh-oleh khas dari objek wisata ini adalah kerajinan dari enceng gondok.

Secara geografis, Rawa Pening sendiri terletak di antara empat kecamatan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Keempat kecamatan tersebut adalah Ambarawa, Bawen, Banyubiru, dan Tuntang. Dari semuanya, titik masuk pengamatan sekaligus sebagai pintu gerbang utama Rawa Pening berada di Banyubiru, Desa Bukit Cinta.

Bukit Cinta terletak di tepi Danau Rawa Pening, Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru. Di tempat yang terkenal teduh dan sejuk ini terdapat mitos kalau bukan muhrim yang datang ke sana, maka hubungan mereka akan kandas di tengah jalan.

Meski begitu, beberapa pasangan justru membuktikan kalau mereka justru naik ke pelaminan setelah datang ke tempat ini. Mana mitos yang benar? silahkan dibuktikan sendiri.

3. Kebun Raya Bogor 

Kebun Raya Bogor atau Kebun Botani Bogor adalah sebuah kebun botani besar yang terletak di Kota Bogor, Indonesia. Luasnya mencapai 87 hektaree dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan.

Kebun Raya Bogor terletak di jantung Kota Bogor, tempatnya sejuk dan di sana terdapat banyak tumbuhan langka. Selain sebagai tempat wisata, juga bisa menjadi tempat anak-anak untuk belajar tentang alam dan tumbuhan.

Kebun Raya Bogor

Namun siapa sangka dibalik kesejukan tempat tersebut, ternyata terdapat sebuah mitos. Barang siapa yang datang ke situ dalam kondisi lajang, maka akan mendapatkan jodoh. Dan sebaliknya, bila datang ke tempat itu dalam keadaan berpasangan, maka akan kandas jalinan asmaranya.

Percaya atau tidak? yang jelas Kebun Raya Bogor adalah salah satu tempat yang harus dikunjungi bila sedang berada di kota hujan itu.

4. Coban Rondo 

Wisata air terjun yang terletak di wilayah Pujon, Kabupaten Malang ini terkenal dengan keindahannya. Nama Coban Rondo sendiri berasal legenda seorang putri bernama Dewi Anjarwati yang merenungi nasibnya di batu besar di bawah air terjun setelah menjadi janda (rondo, bahasa Jawa) karena ditinggal mati Raden Baron Kusumo.

Coban Rondo

Air Terjun Coban Rondo merupakan air terjun yang terletak di Kecamatan Pujon, Kota Batu, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Air terjun ini mudah dijangkau oleh kendaraan umum.
Akses yang paling mudah adalah melalui jalan raya dari Malang ke Batu dari sebelah timur atau dari Kediri ke Pare menuju Malang dari arah barat.

Pada tahun 2015, tiket masuk seharga Rp 15.000,00 per orang sedangkan tarif parkir untuk kendaraan roda dua adalah Rp 4.000,00.

Entah dari mana awalnya, tempat wisata ini dikenal 'angker' bagi mereka yang pacaran di tempat itu. Banyak yang mengaku putus setelah pergi berdua ke air terjun setinggi 84m tersebut.

5. Grajakan Nglirip 

Grajakan Nglirip adalah sebuah wisata air terjun yang terletak di Kabupaten Tuban, tepatnya 36km dari pusat kota Tuban. Air terjun setinggi 30m ini ternyata menyimpan sebuah mitos, barang siapa yang datang ke tempat ini dengan pasangan tidak resmi, maka dalam waktu 40 hari akan putus hubungan.

Grajakan Nglirip

Mitos itu dipercaya oleh banyak orang, bahkan ada yang ekstrim mengatakan bila sudah bosan dengan pasangan, bawa saja ke Grajakan Nglirip. Niscaya 40 hari kemudian akan putus hubungan. Mitos itu lebih kuat lagi berpengaruh kepada pasangan yang akan menikah, dan pasangan belum menikah yang berciuman di tempat itu. Jadi, berani bawa calon suami/istri ke Grajakan Nglirip? Nunggu abis nikah aja kali ya

6. Candi Prambanan 

Candi Prambanan terkenal dengan legenda Roro Jonggrang yang meminta seribu candi dalam semalam bila Bandung Bondowoso ingin meminangnya. Bandung Bondowoso menyanggupi permintaan tersebut dan minta bantuan banyak jin untuk melancarkan pembangunan seribu candinya.

Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna 'Rumah Siwa'), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.

Candi Prambanan

Namun ternyata Roro Jonggrang mengkhianati perjanjian tersebut, dan Bandung Bondowoso yang marah mengutuk Roro Jonggrang menjadi pelengkap candi ke seribu. Ia juga mengutuk semua gadis yang membantu Roro Jonggrang akan menikah di usia lanjut.

Legenda itu yang kemudian berkembang menjadi mitos yang menyatakan bahwa setiap pasangan kekasih yang datang ke Candi Prambanan akan putus. Namun banyak orang yang tidak mempercayai mitos tersebut, tetapi pulang dari Candi Prambanan kemudian putus. Hayolo.

7. Candi Gedong Songo 

Candi Gedong Songo terletak di lereng Gunung Ungaran, Desa candi, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Dinamakan Gedong Songo karena memang ada 9 candi di kawasan tersebut.
Candi Gedong Songo adalah nama sebuah komplek bangunan candi peninggalan budaya Hindu yang terletak di desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia tepatnya di lereng Gunung Ungaran. Di kompleks candi ini terdapat sembilan buah candi.

Candi ini diketemukan oleh Raffles pada tahun 1804 dan merupakan peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra abad ke-9 (tahun 927 masehi).

Candi ini memiliki persamaan dengan kompleks Candi Dieng di Wonosobo. Candi ini terletak pada ketinggian sekitar 1.200 m di atas permukaan laut sehingga suhu udara disini cukup dingin (berkisar antara 19-27 °C)

Lokasi 9 candi yang tersebar di lereng Gunung Ungaran ini memiliki pemandangan alam yang indah. Selain itu, objek wisata ini juga dilengkapi dengan pemandian air panas dari mata air yang mengandung belerang, area perkemahan, dan wisata berkuda.


Candi Gedong Songo

Percaya atau tidak, bila berada di kawasan candi ini, jangan coba-coba untuk menggombal kepada pasangan. Karena bila mengeluarkan rayuan gombal, dipercaya akan membuat hubungan percintaan akan putus di tengah jalan. Berani mengeluarkan rayuan gombal di candi ini?

8. Pantai Balekambang 

Pantai Balekambang adalah sebuah pantai di pesisir selatan yang terletak di tepi Samudera Indonesia secara administratif masuk wilayah Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan merupakan salah satu wisata andalan Kabupaten Malang sejak 1985 hingga kini. Daya tarik Balekambang utamanya tentu panorama alam, gelombang ombak yang memanjang hampir dua kilometer, serta hamparan pasir nan luas.

Area pasir putih terlihat bersih dari sampah maupun kotoran sehingga cukup nyaman bagi pengunjung untuk bermain dan berolahraga. Bahkan tak jarang di pantai ini menjadi tempat latihan sejumlah klub sepak bola seperti Arema dan Persema.


Pantai ini mulai berkembang dan disinggahi masyarakat luas tahun 1978, setelah adanya pembukaan akses jalan yang dilakukan Kades Srigonco Tukiran. Nama Balekambang kian dikenal setelah secara resmi dibuka sebagai salah satu tempat wisata oleh Bupati Malang, Eddy Slamet pada 1983.

Saat itu jalan pun sudah dimakadam. Pantai ini pula diresmikan sebagai tempat perkemahan pramuka Kabupaten Malang. Kini, akses menuju Balekambang sudah mudah dan nyaman, pengunjung hanya kesulitan ketika berada di kawasan Jurang Mayit karena tanjakan yang menikung tajam. Tetapi, jalannya sudah beraspal mulus karena aksesnya yang bagus, hanya butuh waktu tak lebih dari 30 menit dari kota Kecamatan Bantur ke Balekambang.

Pantai Balekambang

Pantai berpasir putih ini terletak di daerah Malang Selatan, Jawa Timur. Tepatnya di Kecamatan Bantur, sekitar 65km dari pusat kota Malang. Pantai yang terkenal dengan pasir putih dan Pura yang ada di pulau kecil di bibir pantainya ini ternyata menyimpan sebuah mitos.

Barang siapa pacaran di tempat ini, niscaya akan putus, namun hal itu tidak berlaku untuk pasangan suami istri. Tidak ada yang tahu dari mana mitos itu berasal, namun beberapa orang sudah membuktikan. Kamu juga ingin membuktikan mitos tersebut?

9. Tanjakan Cinta 

Tanjakan Cinta adalah nama sebuah tempat di Gunung Semeru, tepatnya di bagian barat Ranu Kumbolo, pada jalur pendakian menuju puncak Mahameru.

Tanjakan Cinta

Legenda tempat ini berawal dari dua sejoli yang sudah bertunangan, mendaki gunung Semeru bersama. Ketika melewati jalur ini, cowoknya sudah sampai di atas lebih dulu. Si cewek yang kepayahan, jatuh terguling dan meninggal dunia.

'Barang siapa yang bisa terus berjalan tanpa henti hingga di atas bukit dan tanpa menoleh ke belakang. Jika sedang pacaran, maka akan berakhir bahagia. Bila berhenti di tengah-tengah, maka hubungan itu akan putus'. Itu adalah mitos yang beredar di Tanjakan Cinta.

Meski begitu, banyak pasangan yang tetap awet meski sering berhenti ketika mendaki tanjakan ini. Namun juga tidak sedikit yang putus setelah gagal mendaki tanpa henti di tanjakan ini. Percaya yang mana?

Sumber / Penulis : wiki

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter
0 Komentar untuk "Mitos : 9 Tempat Wisata yang Bikin Putus Cinta"

Loading...
Loading...